LG Akan Sediakan Kamera Stereo untuk Mobil Otomatis Mercedes-Benz

LG Akan Sediakan Kamera Stereo untuk Mobil Otomatis Mercedes-Benz

Raksasa industri otomotif asal Jerman, Mercedes-Benz, dikabarkan telah menjalin kerja sama dengan raksasa elektronik asal Korea Selatan, LG, untuk proyek mobil otomatis mereka. Kerja sama untuk mobil otomatis tersebut akan terwujud dalam bentuk pengembangan kamera stereo yang akan digunakan nantinya. Pihak LG menyebut kerja sama tersebut sebagai penyediaan komponen pokok dalam proyek mobil otomatis Mercedes-Benz.

maxresdefault

Sistem kamera stereo yang tengah dikembangkan kedua perusahaan tersebut akan sangat berguna di proyek mobil otomatis Mercedes-Benz. Berdasarkan rencana awal, sistem kamera stereo tersebut akan memanfaatkan beberapa kamera untuk membuat mobil bisa melihat apa yang ada di depannya dengan akurat. Definisi akurat di sini sudah termasuk memperkirakan jaran dengan objek yang ada di depan mobil.

Mercedes-Benz dan LG tampaknya merencanakan kerja sama ini untuk berlangsung dalam jangka waktu lama. Selain karena cukup rumitnya teknologi yang ada di belakang sistem kamera stereo tersebut, pengembangan mobil otomatis dari perusahaan asal Jerman tersebut tampaknya juga membutuhkan waktu yang cukup lama. Mereka juga mengharapkan kerja sama tersebut akan menghasilkan sebuah “masterpiece” di dunia otomotif.

Kerja sama antara Mercedes-Benz dengan LG ini tampaknya juga akan membuka tren baru di mana industri otomotif bekerja sama dengan industri yang berkaitan dengan teknologi untuk proyek mobil otomatis. Sebelumnya, raksasa dari kedua industri cenderung bekerja secara individual untuk menghasilkan kreasi mobil otomatis mereka. Apakah nantinya kerja sama Mercedes-Benz dan LG ini akan banyak diikuti oleh perusahaan lain? Kita tunggu saja.

-JagatReview

Samsung Kembangkan Aplikasi Khusus untuk Anak Penyandang Autis

Samsung-Logo

Meskipun hingga saat ini Samsung masih menguasai pangsa pasar smartphone secara global, ternyata tidak membuat perusahaan elektronik ternama di dunia asal Korea Selatan itu hanya selalu fokus dalam menghadirkan beragam jenis smartphone. Bekerja sama dengan beberapa universitas yang ada di Seoul, Samsung telah berhasil mengembangkan sebuah aplikasi yang diberi nama Look at Me.

Aplikasi Look at Me ini dikembangkan khusus untuk para anak penyandang autis. Aplikasi ini diharapkan dapat membantu para anak-anak penyandang autis untuk bisa berkomunkasi secara lebih baik. Saat ini, salah satu masalah yang dihadapi anak-anak autis adalah tidak memiliki kemampuan untuk berinteraksi terhadap orang lain.

Melalui serangkaian permainan yang terdapat pada aplikasi Look at Me, aplikasi dapat mengukur para anak penyandang autis sampai tingkat berinteraksi terhadap orang lain. Pengujian yang sudah dilakukan oleh Samsung dan beberapa universitas pun tampaknya cukup berhasil dan terdapat sekitar 60 persen anak-anak penyandang autis dapat menjaga kontak mata dengan lawan bicaranya.

Pengujian aplikasi tersebut memakan waktu selama 8 minggu kepada 20 anak penyandang autis. Aplikasi Look at Me ini memanfaatkan fitur kamera yang terdapat pada smartphone atau tablet, melalui 7 permainan interaktif yang dirancang untuk menjaga mereka yang terkena dampak dengan autis.

Aplikasi ini sudah dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store. Look at Me dapat digunakan pada jajaran produk Samsung di antaranya Galaxy S III, Galaxy S4, Galaxy S5, Galaxy Note II, Galaxy Note 3, Galaxy Note 4, Galaxy S4 Zoom, Samsung Zoom2, Samsung Galaxy Tab S 10.5 dan Samsung Galaxy Tab S 8.4.




-JagatReview
Penampakan BlackBerry Rio Beredar di Dunia Maya

Penampakan BlackBerry Rio Beredar di Dunia Maya

blackberry-rio-640x391

BlackBerry dikabarkan kembali menyiapkan smartphone terbaru. Setelah Passport dan Classic yang mendapat sambutan cukup positif, perusahaan asal Kanada itu kini disebut-sebut siap meluncurkan BlackBerry Rio.

Baru-baru ini, penampakan BlackBerry Rio disinyalir telah beredar di dunia maya. Pihak yang membocorkan sebuah foto yang diduga merupakan wujud dari Rio adalah N4BB. Seperti diketahui, N4BB memang sering memberi bocoran akurat terkait produk BlackBerry.

BlackBerry Rio gosipnya akan diposisikan sebagai penerus Z3. Karena itu, tak heran desainnya tak jauh berbeda. Rio dibekali layar 5 inci dengan resolusi 1280×720. Performanya didukung Snapdragon MSM8960 dual-core berkecepatan 1.5GHz.

Selain itu, ada pula RAM 2GB, memori internal 16GB lengkap dengan slot microSD, kamera utama 8 megapixel di belakang dan 2 megapixel di depan, 4G LTE, dual-microphone, dan baterai 2800mAh.

Belum ada informasi kapan BlackBerry akan melepas Rio ke pasaran dan negara mana saja yang dituju. Namun jika memang menjadi penerus Z3, pasar negara berkembang seperti Indonesia kemungkinan besar akan menjadi pelabuhan. Soal harga, Rio diprediksi akan dijual dengan banderol kurang dari USD 300.

-JagatReview
Huawei Resmi Umumkan Ascend GX1

Huawei Resmi Umumkan Ascend GX1

huawei-gx1-640x640
Huawei kembali menegaskan eksistensinya di ranah smartphone Android. Kali ini, produsen asal China itu mengumumkan produk terbarunya yang diberinama Ascend GX1, dan mengandalkan layar besar sebagai salah satu nilai jualnya.

Huawei Ascend GX1 dibekali layar IPS berukuran 6 inci dengan resolusi 720p. Layar ini mendominasi bagian smartphone hingga 80,5 persen. Cukup lapang untuk memfasilitasi mereka yang gemar dengan layar berukuran jumbo.

Performanya sendiri didukung Qualcomm Snapdragon 410 64-bit dengan kecepatan 1.2GHz. Selain itu, pengguna juga akan menemukan RAM 1GB, memori internal 8GB, baterai 3500mAh, kamera 8 megapixel di belakang dan 2 megapixel di depan.

Huawei tak lupa menyediakan fitur-fitur pendukung seperti LTE, NFC, dan kemampuan dual-SIM. Semuanya dioperasikan dengan Android 4.4 KitKat. Secara keseluruhan memang tak ada yang spesial dari Ascend GX1. Smartphone ini memang ditujukan untuk kelas menengah.

Rencananya Huawei akan memasarkan Ascend GX1 di China terlebih dahulu dengan banderl USD 255. Belum ada keterangan apakah nantinya Ascend GX1 juga akan dirilis di negara-negara lainnya termasuk Indonesia atau tidak.

-JagatReview
Efek Jangka Panjang Ganja, Benarkah dapat Merubah Struktur dan Fungsi Otak ?

Efek Jangka Panjang Ganja, Benarkah dapat Merubah Struktur dan Fungsi Otak ?



Efek Jangka Panjang Ganja, Benarkah dapat Merubah Struktur dan Fungsi Otak ?

Berdasarkan penelitian terbaru di Center for Brain Health, The University of Texas, Dallas, USA, peneliti menemukan bahwa efek dari penggunaan jangka panjang ganja sangat dipengaruhi oleh usia pertama kali menggunakan dan lamanya pemakaian ganja. Secara umum, pengguna jangka panjang yang dimaksud adalah subjek yang mengonsumsi tiga batang ganja setiap hari dan telah menggunakan ganja antara enam sampai delapan tahun.

cortex-orbitofrontal
Pertama kali dalam sejarah ilmu kedokteran modern, peneliti berhasil menggambarkan secara komprehensif abnormalitas pada fungsi dan struktur otak pengguna berat ganja. Lebih jauh lagi, mereka menemukan bahwa pengguna berat ganja memiliki volume orbitofrontal cortex (OFG) yang lebih kecil namun dengan konektivitas yang tinggi. OFG adalah bagian otak yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini juga menemukan bahwa pengguna berat ganja memiliki IQ yang lebih rendah dibanding kelompok kontrol namun perlu digarisbawahi bahwa rendahnya IQ tidak berkaitan dengan menyusutnya volume OFG.

Secara umum peneliti melihat peningkatan konektivitas pada fungsi dan struktur OFG sebagai penyeimbang akibat penyusutan volume OFG. Namun lebih jauh lagi, peneliti menemukan bahwa konektivitas tersebut akan mengalami penurunan seiring dengan makin lamanya intensitas pemakaian ganja. Apabila dibandingkan dengan non-pengguna ganja, sambungan-sambungan elektris pada struktur OFG pengguna jangka panjang ganja tetap lebih baik. Hal tersebut dipercaya para peneliti sebagai alasan mengapa pengguna jangka panjang ganja “tetap merasa ok”.

“Sekarang, keterbatasan metodologi membuat penelitian mengenai efek jangka panjang pengunaan ganja sulit dilaksanakan. Walaupun penelitian kami tidak menunjukan hubungan sebab-akibat antara perubahan struktur otak dengan penggunaan ganja, kami tetap menemukan bahwa perubahan struktur maupun fungsi tersebut berkaitan dengan usia awal dan lamanya waktu pemakaian ganja”, ujar Dr. Francesca Filbey, Direktur the Cognitive Neuroscience Research di Center for Brain Health, The University of Texas, Dallas, USA. “Bagaimanapun, jarang sekali kita menemukan penelitian mengenai efek jangka panjang ganja. Padahal gaung legalisasi maupun diskusi seputar isu kesehatan masyarakat terkait ganja sedang hangat-hangatnya,” tutup beliau.

Sumber :
legalisasiganja,com
sciencedaily.com

Samsung Siapkan Galaxy Note 4 dengan Snapdragon 810?

Samsung Siapkan Galaxy Note 4 dengan Snapdragon 810?

Samsung-Galaxy-Note-4

Pada September 2014 lalu, Samsung secara resmi memperkenalkan phablet terbarunya, Galaxy Note 4. Ada dua versi yang mereka pasarkan, satu yang dibekali chipset Snapdragon 801 dan satu lagi yang menggunakan Exynos 7 Octa.

Yang menarik, kabarnya sang produsen asal Korea Selatan tengah menyiapkan versi terbaru dari Galaxy Note 4 yang menggunakan chipset Snapdragon 810. Ya, itu adalah chipset anyar yang diperkenalkan oleh Qualcomm pada April kemarin.

Informasi tersebut datang dari SamMobile yang memang dikenal sering memberi bocoran akurat terkait produk-produk garapan Samsung. Menurut SamMobile, saat ini pihak Samsung sedang melalukan pengujian terhadap Galaxy Note 4 ber-chipset Snapdragon 810.

Pengujian itu dilakukan di kampung halaman mereka, Korea Selatan. Beberapa carrier ternama seperti LG+, SKT, dan Olleh disebut-sebut ikut membantu pengujian. Sayangnya, belum ada pihak yang memberi konfirmasi tentang kebenaran kabar ini.

Snapdragon 810 sendiri merupakan chipset 64-bit yang menggunakan konfigurasi ARM big.LITTLE dan dengan GPU Adreno 430. Performanya diyakini sangat bertenaga. Sayang, sempat beredar laporan yang mengatakan bahwa ada masalah di Snapdragon 810 yang menyebabkan tertundanya peluncuran chispet tersebut.

Source : JagatReview
Xiaomi Melanggar Paten Ericsson

Xiaomi Melanggar Paten Ericsson

Pengadilan Tinggi Delhi telah memerintahkan Xiaomi untuk segera menghentikan penjualan dan mengimpor smartphone mereka di India. Xiaomi ditetapkan bersalah setelah melanggar sejumlah paten milik Ericsson, produsen penyedia peralatan jaringan telekomunikasi.

xiaomi

Keputusan pengadilan ini berlaku mulai 5 Februari 2015 mendatang. Xiaomi dan mitra toko online resminya, Flipkart tidak lagi dibolehkan menjual, mengiklankan, mengimpor, ataupun memproduksi smartphone Xiaomi di pasar smartphone terbesar ketiga di dunia itu.

Keputusan ini bisa saja berubah asal Xiaomi mau membayar biaya lisensi paten milik Ericsson. Juru bicara Ericsson Gaurav Sharma mengungkapkan, negosiasi lisensi paten ini sudah didiskusikan dengan Xiaomi sejak tiga tahun lalu, namun Xiaomi menolaknya. Paten ini mencakup standar jaringan GSM, EDGE, dan UMTS/WCDMA yang dikembangkan Ericsson.

“Ini tidak adil bagi Xiaomi mendapat keuntungan dari investasi penelitian dan pengembangan kami yang besar tanpa membayar biaya lisensi yang wajar untuk teknologi kami. Kami berharap dapat bekerja sama dengan Xiaomi untuk mencapai kesepakatan yang adil dan wajar, sama seperti yang kami lakukan dengan semua pemegang lisensi kami.” ujar Sharma, dikutip dari Bloomberg.

Sementara itu, juru bicara Xiaomi Tony Wei mengatakan, pihaknya belum menerima rincian keputusan pengadilan tersebut, sehingga belum bisa dianalisis. Pihaknya juga belum mendapat informasi, apakah keputusan pengadilan juga berlaku untuk semua perangkat Xiaomi yang dijual di India.

India menjadi salah satu kawasan pasar smartphone terbesar Xiaomi. Vendor asal China itu juga berniat mendirikan pabrik perakitan ponselnya di India guna mengamankan pasar mereka. Dengan melihat posisi India begitu strategis bagi Xiaomi, Ericsson memanfaatkan hal itu untuk mengejar keuntungan dengan cara yang lain. Cara seperti ini sudah menjadi hal yang lumrah bagi pemilik paten mengejar keuntungan ke sejumlah vendor raksasa.

“Tim hukum kami sedang mengevaluasi situasi ini berdasarkan email yang kami miliki. India merupakan pasar yang sangat penting bagi Xiaomi dan kami akan segera merespon keputusan hukum India,” ungkap Wei.

Source : JagatReview